Bentuk Laporan Akuntansi Paling Penting untuk Bisnis Skala Kecil

61. Bentuk Laporan Akuntansi Paling Penting untuk Bisnis Skala Kecil

Laporan Akuntansi – Definisi dari akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, mencatat dan mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi (bisnis maupun nonbisnis) kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi bisnis tersebut. Pada dasarnya fokus utama dari akuntansi adalah transaksi bisnis, hal ini dikemukakan menurut Diana dan Lilis Setiawati dalam buku Sistem Informasi Akuntansi.

 

Untuk laporan akuntansi sendiri, penggunaannya akan dikembalikan lagi dengan kebijakan dan kebutuhan dari setiap perusahaan. Tidak dapat dipukul rata bahwa setiap perusahaan harus menggunakan semua bentuk laporan akuntansi yang ada. Bagi Anda, seorang pengusaha harus mengetahui bentuk laporan akuntansi yang ada itu seperti apa. Paling tidak, mengetahui dasar-dasarnya, sehingga tidak bingung nanti bagaimana ketika diberikan laporan akuntansi oleh bagian keuangan.

 

Berikut ini adalah beberapa laporan akuntansi terpenting untuk bisnis kecil Anda yang harus Anda ketahui.

Rekomendasi Software HRIS Terbaik untuk Perusahaan Swasta

Laporan Laba Rugi

Setiap bisnis yang dijalankan, pasti yang diinginkan adalah mendapatkan keuntungan atau laba. Maka dari itu, ada yang namanya laporan laba rugi, dari laporan ini akan diketahui apakah laba atau malah rugi yang diperoleh dalam periode tertentu pada bisnis Anda.

 

Dikatakan oleh Najmudin (2011:71) laporan laba-rugi atau income statement profit and loss statement adalah membandingkan pendapatan terhadap beban pengeluarannya untuk menentukan laba atau rugi bersih. Laporan ini memberikan informasi tentang hasil akhir perusahaan selama periode tertentu.

 

Pembukuan yang baik itu mencakup detail dari mana uang Anda berasal dan untuk apa saja digunakan uang tersebut. Setiap bisnis akan memiliki akun yang berbeda untuk kategori pendapatan dan pengeluarannya sendiri dalam laporan laba rugi. Untuk pemilik usaha skala kecil harus melihat laporan ini setidaknya setiap bulan.

 

Unsur-Unsur Laporan Laporan Laba Rugi

Pada umumnya, inilah unsur-unsur yang terdapat dalam laporan laba rugi:

  1. Pendapatan dari penjualan => Dikurangi Beban pokok penjualan
  2. Laba/rugi kotor => Dikurangi Beban usaha
  3. Laba/rugi usaha => Ditambah atau dikurangi Penghasilan/beban lain
  4. Laba/rugi sebelum pajak => Dikurangi Beban pajak
  5. Laba/rugi bersih

 

Laporan Neraca

Laporan neraca memberi Anda gambaran tentang apa yang dimiliki dan berhutang bisnis pada waktu tertentu. Untuk usaha kecil, aset biasanya mencakup hal-hal seperti rekening bank, piutang, dan mungkin rekening investasi. Neraca juga dapat mencakup aset seperti properti, komputer, peralatan, dan properti fisik dan tidak berwujud lainnya yang dapat dijual.

 

Kewajiban umumnya mencakup hal-hal seperti kartu kredit, pinjaman bisnis, dan apa pun yang menjadi hutang bisnis Anda. Dari James C. Van Horne dalam Kasmir (2013) bahwa neraca merupakan ringkasan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu yang menunjukkan total aktiva dengan total kewajiban ditambah total ekuitas pemilik.

 

Laporan Umur Piutang

Laporan umur piutang adalah sebuah bentuk laporan untuk mengetahui posisi piutang yaitu dengan melakukan pengelompokan piutang pada periode tertentu. Dengan adanya pengelompokan tersebut, maka manajemen perusahaan dapat mengetahui posisi piutang sehingga dapat mengambil kebijakan keuangan yang tepat.

 

Dengan laporan umur piutang juga, perusahaan dapat memperkirakan jumlah dan waktu jatuh tempo piutang dan menentukan jumlah cadangan kerugian akibat piutang yang tidak tertagih. Laporan umur piutang Anda memberi tahu seberapa baik Anda dalam melakukan penagihan.

 

Laporan Pendapatan

Anda juga harus melihat siapa yang paling banyak memberi Anda uang atau dari mana saja pendapatan bisnis Anda berasal. Laporan pendapatan yang diperoleh berdasarkan setiap pelanggan, akan memberi tahu berapa banyak yang Anda hasilkan dari setiap pelanggan selama periode waktu tertentu. Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan berkualitas dapat menghasilkan aliran pendapatan yang menguntungkan, dapat diandalkan, dan sehat.

Cara Meningkatkan Efisiensi Akuntansi Bisnis dengan Sistem POS

Namun, berhati-hatilah dalam menaruh terlalu banyak kepercayaan hanya pada satu sumber pendapatan. Jika terlalu banyak pendapatan berasal dari satu sumber, itu disebut “risiko konsentrasi pendapatan”. Jika satu klien keluar akan merusak seluruh bisnis Anda, maka dari itu Anda perlu lebih beragam dalam melayani para pelanggan dalam bisnis yang dijalankan.

 

Laporan Hutang

Dalam laporan ini, akan memberitahu kepada siapa saja Anda berhutang dan berapa banyak jumlahnya. Selama buku Anda rutin diperbarui, akan dengan mudah mencari dan menemukan siapa yang perlu Anda bayar sehingga Anda tidak melewatkan tanggal jatuh tempo.

 

Terlambat dalam melakukan pembayaran, dapat merusak hubungan dan dapat mengakibatkan biaya keterlambatan dan biaya lainnya. Membayar tepat waktu, memungkinkan Anda untuk mendapatkan diskon pembayaran awal dari beberapa vendor. Hal ini akan membuat sama-sama untung antar pihak Anda dan vendor.

 

Pemesanan Software Akuntansi Accurate

Anda dapat mengundang kami juga untuk presentasi Software Akuntansi AccurateSystem ini ke kantor Anda. Hubungi kami di WhatsApp 081995302077 atau info@akuntanesia.id sekarang juga. Kami siap membantu setiap permasalahan Software Akuntansi Accurate di kantor Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *