Solusi Software Akuntansi Swalayan, Dari penerbitan invoice, pengelolaan stok, hingga pembuatan laporan keuangan dapat Anda lakukan lebih mudah dengan Accurate Online.
Software Akuntansi Swalayan
Software Akuntansi Swalayan membuat proses penjualan jadi lebih cepat dari membuat penawaran, invoice, hingga menerima pembayaran penjualan dapat Anda lakukan dengan mudah, tanpa perlu mencatat berulang kali.
Kelola Piutang Pelanggan Lebih Mudah
- Lihat jumlah piutang per pelanggan dengan mudah
- Pantau waktu jatuh tempo piutang secara detail
- Batasi piutang agar tidak melewati nilai tertentu
Terhubung dengan backend Accounting
Anda tidak perlu khawatir untuk mengelola transaksi minimarket, karena penjualan harian bisa langsung terinput dalam backend Accurate. Sehingga Anda mudah memantau penjualan harian kapan saja.
Terhubung dengan barcode scanner
Accurate juga memudahkan Anda untuk menjalankan bisnis. Salah satunya dengan memudahkan transaksi menggunakan barcode scanner. Sehingga menjadi lebih efesien dan efektif untuk bisnis Anda.
Mengelola stok tercepat
Bisnis minimarket Anda membutuhkan aplikasi bisnis yang memudahkan Anda mengelola semua stok yang ada secara realtime. Memudahkan Anda untuk mengambil keputusan bisnis dan transaksi tercatat secara otomatis.
Laporan keuangan hitungan detik
Membuat Laporan keuangan untuk bisnis minimarket saat ini sudah bukan mimpi. Anda bisa menyajikan laporan keuangan yang terintegrasi realtime kapan saja dan dimana saja. Sebagai pengusaha, ini menjadi salah satu point penting untuk bisnis Anda.
Terhubung dengan aplikasi POS
Software Akuntansi Swalayan bisa mengintegrasikan aplikasi kasir terbaik Accurate POS dengan backend Accounting System yang terhubung secara otomatis. Anda tidak perlu lagi kesulitan mencatat transaksi harian di kasir ke pembukuan utama. karena semuanya sudah terinput dan tersaji realtime.
Biasakan! Membuat catatan yang lengkap mengenai keuangan, baik itu cash flow (uang masuk / keluar), catatan omzet harian, mingguan dan bulanan, catatan pembelian usaha anda. Tidak perduli seberapa kecil usaha yang telah anda mulai, persiapkanlah pencatatannya dengan baik, agar jika suatu hari nanti usaha itu menjadi besar, anda sudah terbiasa.
Sebenarnya, selain untuk alasan di atas, pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur kinerja dan target anda apakah sudah tercapai atau belum. Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah pencatatan keuangan usaha ini.
Salah satu kelemahan UMKM dan usaha kecil menengah sejenis adalah soal manajeman keuangan. Ya, soal mengatur keuangan usaha ini menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UMKM.
Sulitkah melakukan pencatatan dan mengatur keuangan usaha? Bisa ya, bisa tidak. Tapi semua harus dimulai, meski dengan cara paling sederhana sekalipun.
Berikut ini tips sederhana mengatur keuangan bisnis kecil anda:
Pisahkan Uang Bisnis dan Uang Pribadi
Ini di nomor urut pertama karena ini sangat penting. Kebanyakan biang kerok kebangkrutan usaha kecil karena tidak melakukan pemisahan keuangan ini. Tidak jelas mana duit untuk bisnis, mana duit untuk keperluan pribadi. Tercampur baur tak karuan. Pisahkan! Sekali Lagi Pisahkan!
Sebenarnya sangat simpel dan mudah kok asal kita mau melakukannya. Hal yang perlu anda siapkan setidaknya buatlah 5 buku akun atau buku rekening atau bahasa mudahnya buku catatan terpisah yang mencatat tiap-tiap transaksinya. Apa saja itu?
Buku Arus Kas atau buku kas
Catatan keluar masuk uang secara riil. Isinya hanya catatan uang keluar dan masuk saja. Dari pos manapun. Ini yang pertama. Sederhananya, itu lho seperti buat buku kas di mesjid-mesjid atau di RT/RW kita itu. Uang keluar…uang masuk…lalu saldo. simpel!
Buku Persediaan Barang
Catatan untuk setiap pertambahan barang masuk karena pembelian ke suplier yang kita lakukan dan berkurangnya barang karena laku terjual. Ini juga sangat simpel!
Buku Pembelian dan Penjualan
Catatan uang keluar karena pembelian barang yang kita lakukan. Nilai rupiahnya. Catat nilai rupiahnya setiap kita melakukan pembelian barang ke suplier. Catat juga uang masuk karena penjualan.
Buku ini bisa juga menjadi ringkasan dari buku kas, tapi khusus pembelian dan penjualan saja. Kumpulkan data dari buku kas harian, masukkan ke buku ini. Dengan buku ini, kita bisa memantau berapa besar pembelian dan berapa besar penjualan (omzet), dan selisihnya langsung menjadi laba kotor sebelum dikurangi biaya-biaya.
Buku Hutang Piutang
Kalau ini sih biasanya sudah punya. ya catatlah hutang pelanggan dan piutang anda ke pihak supplier.
Buku Biaya dan pendapatan lain selain dari penjualan barang/jasa kita
Catatan biaya-biaya dan pendapatan lain harus dikumpulkan dalam sebuah akun/buku tersendiri. Ini penting untuk mendapatkan data laba bersih. biaya-biaya itu seperti listrik, telepon, pengemis dsb. Sedangkan pendapatan lain itu misalnya menjual kardus bekas, parkir dsb.
RUMIT?
Ah sebenarnya tidak. karena ini harus dilakukan. kalau masih bingung, belilah buku pengantar akuntansi, atau ikut kursus akuntansi dasar, atau gunakan Software Akuntansi Swalayan atau hire pegawai yang mengerti akuntansi.
Informasi dan Pemesanan Software Akuntansi
Anda dapat mengundang kami juga untuk presentasi Software Akuntansi Accurate System ini ke kantor Anda. Hubungi kami di 0819 9530 2077 atau info@akuntanesia.id sekarang juga. Kami siap membantu setiap permasalahan Software Akuntansi di kantor Anda.
